Jumat, 24 Januari 2014

Kebudayaan Tarlingku yang Terlupakan

It's Rock Never Die...

Sebelum ngebahas TARLING, baiklah gan...!!!!!
Kita akan bahas ROCK setajam SILET dulu hehe...
Bagaimana masuknya budaya asing dan Perjalanan Musik Rock Indonesia (Sejarahku Mencintai Musik Cadas).
Semakin berkembangnya tekhnologi di zaman modern ini mebuat semakin mudahnya media masuk.
Dan dampak negatif dari tekhnologi adalah mudah masuknya budaya asing yang kurang baik tanpa di saring dan tanpa diseleksi oleh bangsa kita.
Dan hal itu lah yang membuat bangsa kita perlahan – lahan melupakan budaya warisan leluhur.
Sehingga budaya kita banyak yang tidak ada regenerasi nya bahkan budaya kita sampai di klaim oleh negara lain.

"Pada saat ini sudah banyak sekali para anak muda yang tidak mengetahui bahkan mengenal budaya leluhurnya sendiri yang sebenarnya itu adalah warisan dari para leluhur dan jati diri bangsa Indonesia"

Para pemuda dewasa ini lebih senang bermain game di handphone atau di internet ketimbang bermain permainan tradisional khas indonesia .
Gaya berpakaian dan gaya hidup mereka juga cenderung mengadopsi dari barat yang jelas-jelas berbeda dengan budaya asli Indonesia.
Dan pemuda sekarang cenderung lebih menyukai lagu-lagu korea dari pada lagu-lagu kebangsaan atau lagu daerah khas mereka.
Kurun 1990'an adalah masa-masa emas perkembangan musk rock di Indonesia.
Selain grup rock yang menjamur, belasan lady rocker menunjukkan eksistensinya Anggun CS, Nicky Astia, Mel Shandy dll...
Ke mana para lady rocker itu kini..???
Aku suka musik rock, bagiku musik rock penuh dengan semangat, energik, dan penuh motivasi.
Bagaimana menurutmu gan..???
Apakah diantara kalian banyak yang menggemari musik rock..???

Ada pepatah baru mengatakan, “ROCKERS JUGA MANUSIA”.
Itu artinya bagi kalian yang bukan penggemar musik rock janganlah menilai kami dari apa yang kami gemari.
Tampang boleh ngerock tapi hati tetap seputih salju.

Nah, berbicara tentang musik rock, sebenarnya di Indonesia itu pernah mengalami kejayaan musik rock, sekitar era-90an.
Banyak sekali band-band rock yang bermunculan dan eksis di industri musik.
Di Indonesia banyak band rock yang aku suka, diantaranya :
Edane, Rotor, Jet Liar, Kaisar, Rudal, Boomerang, Pas Band, Koil, Rif, Jamrud, Slank dll..
Tapi band terpfavoritku cuma satu yaitu Power Metal.
Namun sayangnya, kenapa semakin berjalannya waktu, banyak juga band-band rock yang mulai menghilang begitu saja.
Kangen rasanya pengen nonton konser musik rock secara live lagi.
Andai masih ada kesempatan, aku pasti akan nonton dan berdiri di depan amplifier, memandang ke arah ribuan penonton yang memadati.
Walau usiaku menginjak 34 tahun tapi ngefans ke musik rock masih tetap membara.
pengen merasakan lagi bagaimana speaker amplifier berdengung- kencang di telinga yang bikin adrenaline dan emosiku naik.
Saat itu aku sadar bahwa musik rock mengajarkan aku arti dari kata musik.
Bersama personil PAS BAND :
Salahkah bila aku menyukai musik rock...???
Jangan salahkan aku andai semangatku ada di musik rock...??
Yang patut aku salahkan adalah Pemerintah...???
Toh era tahun 1995'an di stasiun TV ramai-ramai memutar video klip, bukan hanya video klip dalam negeri saja.
Melainkan pada saat itu Indonesia benar-benar di jajah oleh musik asing/barat.
Yang benar-benar memprihatinkan adalah musisi musik/band-band Malaysia benar-benar merajai jajahannya di Indonesia.
 Bersama SHANDY drumers PAS BAND exs drumers U'CAMP :
Indonesia seakan menjadi lumbung mencari rezeki bagi band-band Malaysia.
Tapi jujur polos dan apa adanya, aku gak suka selera musik Malaysia.
Di stasiun TV pun bukan hanya gencar memutar video klip Malaysia tapi video klip baratpun ramai-ramai mendominasi stasiun TV kala itu.
Jelas aku menyukai musik barat, Bon Jovi, Sepulltura, Metallica, Megadeth, Off Spring, Guns n Roses, The Cranberries, Limp Bizkit, Nirvana, Korn, Slipknot dll
Itulah membuatku menyukai musik rock karena pada saat itu gak ada larangan dari pemerintah atas beredarnya video klip barat di TV.
Apa karena gak ada larangan dari pihak pemerintah apa karena pergaulan ya..???
Sampai-sampai aku bener-bener menggilai musik cadas..???
Dari pergaulanpun sangat amat mungkin mempengaruhi...
Karena waktu sekolah hinga kuliyah di Jakartapun, selera teman-temanpun mayoritas suka musik keras jadi tetap aku terbawa arus (Rock Never Dies).
 Bersama YUKIE vocalist PAS BAND :
Pernah suatu ketika aku ditanya oleh seorang teman “Nonton Wayang yukkk...???"
Ngapain nonton wayang, kaya orang tua aja...!!!
Pertanyaan itu terlontar dengan mulus ketika aku di ajak teman-temanku untuk nonton sebuah Unjungan atau Mapag Sri di desaku.
Ya…. Ironis sekali ,memang generasi muda sekarang lebih enjoy dan lebih asyik mencintai budaya asing daripada meluangkan sedikit waktu untuk mengenal dan mencintai budayanya sendiri (Termasuk aku).

Bersama YUKIE vocalist PAS BAND :
Tak bisa kita pungkiri seiring dengan perubahan zaman dan terjadinya akulturasi budaya luar, serta peranan teknologi yang semakin maju membuat kita lupa akan tradisi dan jati diri “natural” di mana kita dikandung, dilahirkan dan dibesarkan.
Terutama para generasi muda, sebagai tonggak penerus bangsa, dewasa ini sedikit demi sedikit mulai terkikis dan hampir kehilangan jati dirinya.
Mereka semua telah terbius oleh budaya-budaya barat yang dinilai sangat menyimpang dan bertolak belakang dengan budaya ketimuran kita.
Dimulai dari gaya pakaian yang “sok kebarat-baratan” yang kurang etis, kemudian lifestyle, budaya hedonis, dan tak ketinggalan pula adalah pergaulan bebas yang telah melanda generasi muda kita.

Bersama SUSY ARZETTY :
Baiklah gan...!!!!!
Ini asal usul dimana aku sendiri mulai menyukai TARLING (Kalau usul gak boleh asal, kalau asal gak boleh usul xixixiiiiii....)
Tahun 2011 aku berniat syukuran ngerasuli dua putriku, ujung-ujungnya sang istri pengen hiburannya syukuran Organ Tunggal...

Secara spontan usulan istriku langsung aku tolak.
Ujung-ujungnya meletus Perang dunia ke III dorrr hehe......
Entah secara kebetulan atau apa..???
Tiba-tiba sang istri nyetel DVD tarling dapat mijem dari tetangga..
Sambil aku tetep Online di depan laptop..
DVD/musik tarling yang di puter kedengaran di telingaku (dalam hati enak juga ini lagu).
Keluargaku bersama SUKA WIJAYA & SUSY ARZETTY :
Besoknya aku bilang ke istri...
Kalau mau hiburannya organ silahkan tapi yang kemaren di puter..???
Akupun gak tau siapa penyanyinya dan apa judulnya..
Yang jelas itu lirik lagu sangat cocok dengan tipe lelakiku (Seharusnya bangga tuh sang pencipta dan sang penyanyinya sampai-sampai aku menyukai/kedanan dengan lagu itu icik iwirrr...).
Setelah tau judul dan penyanyinya to the point aja,,,
Langsung aku buka YouTube dan aku share ke FB.
Ini dia update'an pertamaku di FB selain ROCK.
Teman-teman yang komentarpun pada kenanehan dengan share'anku..
"Masa rockers update dangdut/tarling mah"

Aku bangga dan aku salut kepada pencipta dan peyanyi itu..???
Secara tak sadar, itu lagu benar-benar menyadarkanku atas terlupakannya kebudayaanku sendiri (Budaya Dermayu).
Kebudayaanku yang seharusnya aku lestarikan tapi malah kebudayaan asing yang aku sukai.
Disinilah asal muasal aku mulai sadar atas kebudayaanku.
Bersama SUKA WIJAYA :
Akhirnya hajatan ke dua putriku tetap syukuran dengan hiburan Organ Tunggal alakadarnya.
Puncaknya adikku punya rencana mau hajatan ngerasuli putrinya di 22 Agustus 2013.
Ko tega ya aku sampai ngancam adikku (Wachhh kena pasal neh...!!!)
Kalau hiburannya bukan SA, aku gak bakalan ngadiri/datang...!!!
Ehhh, adikku sampai kelimpungan atas permintaanku...
Setelah adikku koordinasi dengan ortuku...
Alhamdulillah akhirnya adikku memuluskan permintaanku...
Makasih sist....!!!!!
YouTube TUNJUKAN PESONAMU - SUSY ARZETTY :
Trimakasih buat kang Suka Wijaya dan mbak Susy Arzetty...
Yang telah melestarikan kebudayaane reang lan Tradisie wong Dermayu...
Judul lagu TUNJUKAN PESONAMU bagiku sungguh fenomenal sekali...
Itu lagu berhasil memikat hatiku...
dan sekaligus menyadarkanku untuk mencintai kebudayaanku sendiri yang terlupakan...
Dulu aku ROCKERS sekarang aku TARLINGERS ckckckck...!!!
Teruslah berinspirasi kang Suka Wijaya demi hidupnya kelestarian Budaya Dermayu tercinta...
Aku suka lagu-lagumu kang Suka,,,
Sampai-sampai aku sangat menyukai sekali mbak Susy Arzetty,,,
Echhh, maksudnya menyukai lagu-lagunya mbak Susy Arzetty hehe... (Piss kang Suka Wijaya).
Di akhir blogku ini penulis ingin memberi pesan kepada seluruh pemuda bangsa indonesia dan khususnya untuk diri penulis sendiri bahwa pentingya melestarikan budaya bangsa Indonesia.
Para pemuda harus mulai mempelajari sejarah dan asal muasal budaya warisan leluhurnya sehingga budaya Indonesia tetap terjaga dan dapat dilihat oleh anak cucu kita nanti, dan agar ada regenerasi pelestarian budaya.
Dan mari kita mulai dari sekarang mulai mencintai budaya bangsa Indonesia mulai dari tingkah laku.
Cara berpakaian dan mencintai lagu-lagu daerah.
Agar bangsa kita tetap mempunyai identitas sebagai bangsa yang memiliki beragam-ragam suku dan budaya.
Jadi kesimpulannya adalah kita harus melestarikan budaya Indonesia khususnya budaya Tarling, kepada adik-adik kita tercinta khususe cah Dermayu.
Agar mereka semua mau secara perlahan untuk mengurangi kebiasaan mereka untuk tidak mencintai budaya atau musik asing secara terus menerus.
Mari kita lestarikan budaya kita sendiri sebelum budaya kita diklaim oleh bangsa lain...
Kalau bukan kita yang melestarikan, lantas siapa lagi..??? 

Salam KELANGON.....
Salam BONTENG PINDANGAN.....
Salam GENDAKAN..... 

Salam MEGA NYISIK...
Salam MILALATI...

I Love you full mbak yu Susy arzetty...!

Hidup TARLING.....

TARLING NEVER DIES....

Salam Metal \M/ & Salam Tarling \T/ Satu Jiwa Kawan.....!!!!!

 YouTube SUSY ARZETTY :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar